Our Services:

Anita Salon - Rempoa Gathering ke Bali

2013-02-25


oleh:Handayana

Bercita Cita – Bekerja Keras - Sukses Bersama,  adalah tema gathering ke Bali Anita Salon Rempoa.

Sudah ketiga kalinya Anita Salon Rempoa mengadakan Family Tour sejak Anita Salon Rempoa dibawah managemen baru. Family Gathering pertama pada 8 dan 9 Mei 2006 ke Cibodas yang diikuti oleh seluruh karyawan beserta keluarganya menginap semalam di Pondok Pemuda Cibodas. Family Gathering kedua ke pada 17 dan 18 Agustus 2009 ke Ciwidey juga diikuti oleh karyawan dan keluarganya dan kali ini ke Bali 2 malam 3 hari hanya diikuti karyawan. Pada Family Gahtering ke 3 ini karena jarak jauh dan perlu mobilitas selama di Bali, maka Anita Salon Rempoa menggunakan Event Organizer (EO) yang berpengalaman mengemas seluruh acara dengan baik dan effisien.

Tak kurang dari 78 peserta dalam rombongan hampir memenuhi setengah pesawat Citilink berangkat dari Soekarno Hatta Airport menuju Denpasar pagi itu. Tak ada wajah murung atau mengantuk dari peserta meski harus berangkat pagi pagi dari rumah. Canda tawa dan senda gurau sejak dari Soekarno-Hatta hampir memenuhi ruang Airbus A320 sepanjang pernerbangan. Tak puas puasnya camera dari HP peserta sampai ke video shooting merekam suasana sejak diruang tunggu sampai tangga pesawat. Sebenarnya Anita Salon Rempoa juga membawa Fotografer profesional untuk meliput selama tour berlangsung. Dari pada menunggu hasil sang Jurufoto, camera HP pun jadilah. Siapa yang tak gembira dapat kesempatan ke Bali yang semuanya ditanggung oleh management Anita Salon  Rempoa. 

Eh penerbangan yang lamanya 1 jam 50 menit tak terasa, sang pramugari sudah mengumumkan sebentar lagi pesawat akan mendarat di bandara Ngurah Rai Denpasar. Semua penumpang dipersilahkan mengencangkan sabuk pengaman, mengunci meja serta menegakkan sandaran tempat duduk. Dari jendela deretan tempat duduk A Nampak pulau Bali dengan hamparan pantai dan ombak memecah bak buih sabun saling bekejaran menyusul sepanjang garis pantai. Dan dari deretan tempat duduk F tampak para nelayan dengan perahu bercadik mengarungi laut nan biru mungkin sedang menjala ikan. Semua dengan angan angan sendiri akan apa yang bakal ditemui di Bali nanti.

Cuaca cerah menghantar pilot mendaratkan pesawat dengan mulus dilandasan pacu airport Ngurah Rai Bali yang saat ini sedang dalam renovasi. Beberapa peserta harus menunggu bagasi keluar dari badan pesawat dan yang lainnya menunggu dengan sabar sambil tak henti hentinya mengarahkan camera HP kesudut sudut yang bagus. Sesekali mereka minta difoto bareng teman atau gentian memfoto. Itulah suasana kegembiraan para karyawan Anita Salon Rempoa yang sulit dituliskan dengan kata kata.

Diluar bandara sudah menunggu EO dengan 3 bus pariwisata ukuran sedang. Rombongan dijemput dan diarahkan ke bus masing masing sesuai daftar penumpang. Bus inilah dengan penumpang sama yang akan menghantar rombongan selama 3 hari di Bali. Dari airport rombongan langsung dijamu makan siang dengan menu Bali asli, Ayam Gilimanuk disuatu rumah makan sebelum check in Hotel. Semuanya lahap menikmati hidangan Ayam Gilimanuk ini selain rasanya memang enak, banyak juga yg belum sempat sarapan waktu berangkat pagi pagi. Selesai makan kami diantar ke sebuah Hotel yg kebetulan masih baru dilokasi Legian hanya 300m daripantai Legian. Para peserta diberi waktu bebas sampai jam 3 sore untuk istirahat dan sekedar mengatur bawaan dikamar masing masing. Meski hanya 2 jam waktu istirahat dan bebas, tak pelak lagi digunakan untuk jalan jalan di pantai Legian yg hanya 10 menit berjalan kaki dari Hotel. Panas pantai Legian pada tengah hari tak membuat surut para peserta untuk bermain dipasir putih dan bahkan ada yg sempat mandi dilaut. Jangan ada waktu terbuang sia sia kata mereka.  Benar benar tak ada wajah lelah apalagi yang sakit atau mabuk dalam perjalanan. Beberapa peserta ada yg langsung belanja pakaian dan sandal santai. Meski tampaknya mereka tersebar dalam radius beberapa KM dari Hotel  tepat jam 3 sore semua sudah siap berkumpul di Hotel lagi. Inilah disiplin waktu yang tampaknya sudah terbentuk pada karyawan Anita Salon Rempoa. Sore ini kami akan dibawa ke Garuda Whisnu Kencana untuk melihat tari Kecak dan dilanjutkan makan malam RM De Terrace. Hanya kira kira setengah jam perjalanan kami sudah sampai area GWK, lagi lagi foto bersama dengan banner dibentangkan didepan patung Kepala Garuda, dan beberapa kali ditempat berbeda. Memang banyak tempat menarik sayang untuk dilewatkan Juru foto. Di arena tari, sempat beberapa kali peserta tour turut berpartisipasi naik ke panggung menari bersama penari Bali asli. Bahkan ibu Hafni pemilik Anita Salon Rempoa turut serta menari untuk menyemangati dan menjalin hubungan yg sangat dekat dengan para karyawannya. Pertunjukan berakhir sampai waktu Magrib dan acara dilanjutkan dengan makan malam.

Hari kedua tour dimulai setelah sarapan di Hotel. Tujuan hari kedua ini adalah Taman Ayun (dibangun 1634), dilanjutkan ke Candi Kuning ( Pura Ulun Danu dibangun th 1633) dan makan siang di tepi danau Bratan. Sayang cuaca hujan dan berkabut sehingga kurang jelas pemandangan danau yang sebenarnya sangat indah ini. Untung waktu datang ke Pura Ulun Danu, cuaca masih cukup bagus. Sekali lagi banner dibentangkan untuk berfoto bersama seluruh peserta tour. Entah berapa ribu jepretan camera diarahkan ke segala penjuru yang memang setiap sudutnya photo genic. Juru foto yg dibawa Anita Salon Rempoa tak kalah sibuknya melayani permintaan foto bersama maupun perorangan. Semua memang harus dilayani dengan senang hati bahkan kalau perlu ditawarkan untuk berfoto pada sudut sudut yang foto genic tadi. Begitu juga waktu makan siang ditepi Danau Bratan, selesai makan lagi lagi ber foto ria. Memang banyak sudut yang sayang untuk dilewatkan, didepan patung, dibawah payung Bali atau menghadap ke danau yg hanya tampak kabut putih semuanya photo genic.  Bagi juru foto ini memang mengasyikkan 2 camera yang ditentengnya bergantian mengambil foto dari sudut lebar ke tele foto. Selain melayani foto permintaan beberapa kali terlihat sang juru foto mengambil foto candid yang tidak disadari oleh objek foto nya. Puas dengan foto foto menjelang sore rombongan menuju ke Tanah lot (dibangun abad 15) dan dilanjutkan makan malam sea food di pantai Jimbaran sambil menikmati sunset. Ketapatan waktu dan disiplin para peserta tour sangat membantu EO dalam mengatur jadwal tournya.

Pura Tanah Lot sore itu dipisahkan oleh laut yang sedang pasang dengan ombak besar memecah karang. Kami semua tidak ada yang dapat naik ke Pura Tanah Lot hanya dapat melihat dari seberang daratan. Dari beberapa sudut pandang jeprat jepret para peserta dengan camera HP maupun juru foto tak puas puasnya mengambil gambar. Beberapa peserta yg ingin cepat melihat dirinya difoto, tak segan merelakan Rp 15.000 untuk satu lembar foto langsung jadi.  Setidaknya bisa untuk oleh oleh dirumah kata Atun salah seorang peserta yg kerap difoto langsung jadi.  

Tour hari kedua akan diakhiri dengan makan malam Sea Food ditepi pantai Jimbaran sambil melihat sunset. Rombongan harus berangkat tepat waktu yang ditentukan EO supaya dapat mencapai Jimbaran sebelum sunset. Lagi lagi semua rombongan disiplin dengan waktu dan sampai hari kedua semuanya masih on schedule.

Perjalanan ke Jimbaran ditempuh kurang dari 1 jam, padahal sore hari biasanya kota Denpasar macet tapi sopir bus yg telah berpengalaman ini dapat mencari jalan alternative. Rombongan sampai ke Jimbaran sebelum matahari terbenam. Meski sunset hari itu tertutup awan setidaknya dapat menikmasi suasana pantai Jimbaran menjelang petang. Rumah makan yg di pesan EO hari itu khusus melayani rombongan Anita Salon Rempoa. Maklum ada 80 orang lebih termasuk tamu dan anggota EO. Sambil menunggu hidangan sea food, rombongan menikmati pantai Jimbaran berpasir putih. Benar, sunset hari itu tertutup awan. Hidangan seafood akhirnya disantap dengan lahap oleh rombongan sambil mendengarkan alunan live music dari rombongan pengamen. Setelah selesai makan malam, live music masih dilanjutkan mengiringi sebagian besar anggota rombongan berjoget sampai jam 9 malam.

Hari ketiga para karyawan Anita Salon Rempoa tampak masih segar dan bersemangat meski dua hari pertama sangat menyita tenaga. Semengat tinggi akan dihabiskan pada hari terakhir di Bali nampaknya. Tujuan hari ke tiga ini lebih banyak belanja oleh oleh dilanjutkan ke danau Kintamani untuk makan siang. Pasar Sukawati menjadi tujuan pertama untuk belanja. Rombongan yang sebagian besar ibu ibu, tak tahan lagi melihat beraneka pakaian dan pernak pernik khas Bali. Ini untuk anakku, yang ini untuk suamiku celoteh mereka. How, tak cukup taske aku terpaksa  beli tas lagi koperku sudah penuh. Itulah semangat belanja menggebu gebu para karyawan Anita Salon Rempoa. Maklum sejak hari pertama sudah di wanti wanti oleh ibu Hafni yang selalu dekat dengan karyawannya untuk tidak belanja dulu, nanti ada tempat belanja yang murah barangnya juga sama katanya. Benar juga memang harga lebih murah dan lebih banyak yang ditawarkan disini. Kelihatan juga sang Jurufoto membeli beberapa lembar tas kain untuk oleh oleh katanya.  Rombongan harus bergegas berangkat ke Kintamani ketika diumumkan untuk segera naik bis. Bis berjalan pelan sebab pejalanan menanjak dan banyak tikungan disertai hujan. Ketika sampai ke puncak diatas danau Kintamani, kabut menyelimuti sisi kanan dan kiri. Rasa rasanya berada diatas awan putih sebab tak nampak pemandangan danau Kintamani nan cantik. Kalau cuaca cerah pemandangan dibawah akan tampak Danau kintamani dan Gunung Batur ditepi danau. Rombongan langsung menuju ke sebuah rumah makan Grand Puncak Sari diatas danau untuk beristirahat dan makan. Ada banner pernyataan Halal dari MUI Bali dan juga tersedia Musholla terpampang pada pagar rumah makan. Meski hamper dua jam kami di Kintamani, cuaca tak juga cerah. Taka da foto foto didepan danau tapi hanya didalam rumah makan saja. Menjelang sore rombongan turun menuju pusat oleh oleh Bali “KRISNA” didekat airport, sekali lagi kesempatan belanja pakaian maupun makanan. Lagi lagi berkardus kardus makanan dan pakaian di packing dan satu per satu naik ke dalam bus. Se;lesai belanja, tepat didepan KRISNA hanya menyeberang jalan rombongan makan malam di rumah makan SUBAK. Hidangan sea food disantap dengan lahap oleh semua peserta. Dalam kesempatan ini kata perpisahan dan terima kasih disampaikan oleh wakil karyawan Anita Salon Rempoa. Kenang kenangan dari karyawan Anita Salon Rempoa disampaikan kepada Bpk Herizal manager Anita Salon Rempoa, juga kepada bapak H.M Hafni pemilik Anita Salon Rempoa yang kebetulan besuk hari merupakan hari ulang tahun pernikahan bersama ibu Hafni. Semoga panjang umur, tetap jaya dan dapat jalan jalan lagi seru para Karyawan Anita Salon Rempoa.

Anita Salon Rempoa
Jl Rempoa Raya #17
Jakarta Selatan 12330
Telp. (021) 736-1037,
736-0009, 7388-4310
Fax. (021) 737-0510
www.anitasalon-rempoa.com
info@anitasalon-rempoa.com
Peta Lokasi |